Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Agustus 2014

Pelaku Penembakan Batman Seorang Mahasiswa Kedoktoran


Tokoh Joker dalam film Batman. (Foto dok :  kaispace.wordpress.com)
Tokoh Joker dalam film Batman. (Foto dok : kaispace.wordpress.com)
COLORADO - Pelaku penembakan ketika tayangan  perdana film Batman di Colorado, ternyata sudah mempersiapkan diri dengan baik. Penembakan itu mengakibatkan belasan korban 12 maut  dan 59 cedera  termasuk tiga Warga Negara Indonesia (WNI).

Pelaku telah melengkapi dirinya dengan sejumlah alat perang, di antaranya ratusan amunisi pistol, jeket anti peluru, dan magazine.  Dia juga mengecat rambutnya berwarna hijau seperti tokoh Joker dalam film "Batman".

"Dalam 60 hari terakhir dia membeli empat senjata di kedai-kedai senjata, dan melalui Internet. Dia membeli lebih dari 6,000 butir amunisi," kata Ketua Polis Aurora Colorado, Daniel Oates, seperti dikutip The Lookout, Sabtu (21/7/2012).
Pelaku insiden penembakan di sebuah pawagam di Amerika Syarikat  , diketahui sebagai seorang   mahasiswa kedoktoran di University of Colorado School of Medicine. 

James Eagen Holmes dikenal sebagai mahasiswa jurusan neurologi. Polis  mengatakan, lelaki  berusia 24 tahun itu dalam proses mengajukan cuti dari kuliahnya. Holmes mendaftar di Universiti Colorado pada Jun 2011.

Polis  menyebutkan Holmes tinggal di sebuah apartmen berkamar satu di Aurora, Colorado. Ketua Polis Aurora menyatakan, Holmes sebelumnya tidak memiliki catatan jenayah  kecuali disaman akibat rempit  pada 2011 lalu.

"Pelaku masuk ke dalam pawagam dengan menggunakan pakaian berwarna hitam dan helmet perang serta jeket anti peluru. Dia juga menggunakan pelindung kaki serta leher dan topeng gas. Dipersenjatai lengkap, pelaku melepaskan tembakannya secara membuta tuli  di dalam panggung wayang ," ujar Ketua Polis Daniel Oates, seperti dikutip CNN, Sabtu (21/7/2012).

Warga yang menunggu film "Batman" dimulai, tidak boleh berbuat apa-apa kecuali menyelamatkan dirinya, ketika Holmes melepaskan tembakan membabi buta. Segera setelah insiden penembakan terjadi,  Polis segera datang apabila menerima panggilan kecemasan.

Polis  bertinjauan meringkus Holmes tidak jauh dari keretanya. "Pelaku menyerah tanpa ada perlawanan kepada para petugas," tutur Oates.

12 orang maut dalam kejadian ini, sementara 59 lainnya dilaporkan cedera Meski memiliki rakaman video dari peristiwa itu, polis  enggan menyiarkannya ke publik kerana dianggap terlalu mengerikan.(faj)

ReadMore..

Jumat, 22 November 2013

Seorang Istri Cantik Memakan Suaminya Sendiri





Seorang perempuan dari Filipina telah membunuh banyak orang dan menyimpan daging mereka dalam lemari esnya, dia sangat menikmati memakan daging manusia. Dia juga berkata bahwa dia telah banyak membuat pesta untuk saudara dan teman-temannya.

Dia memberikan mereka daging manusia tersebut untuk dimakan tanpa sepengetahuan mereka. Teman-temannya mengatakan bahwa daging yang dimasak wanita tersebut sangatlah enak tapi mereka tidak tahu daging apakah itu. Beberapa dari teman-temannya tidaklah tahu bahwa mereka akan menjadi target wanita itu selanjutnya.

Yang mengejutkan adalah wanita tersebut mengaku telah membunuh suaminya juga dan memakan dagingnya. Tapi untunglah aksi wanita tersebut telah diketahui oleh pihak yang berwajib.




                                Inilah si wanita kanibal dan simpanan daging di dalam kulkasnya
ReadMore..

Senin, 18 November 2013

Kisah Tawaqqal Seorang Buta Mendapatkan Istri Cantik

Kisah Tawaqqal Seorang Buta Mendapatkan Istri Cantik – Kisah ajaib ini, terjadi pada seorang buta lagi miskin yang dicampakkan oleh kaum wanita. Lalu dia berdo’a kepada Allah Ta’ala dan Allah pun mengabulkan do’anya dengan gadis yang paling cantik di antara mereka. Kisah ini disebutkan oleh Syaikh Abdul ‘Aziz al-‘Aql dalam muhadarahnya yang berjudul Qashash wa ‘Ibar. Kisah nyata ini terjadi pada salah seorang kerabat Syaikh sendiri.

Syaikh Abdul Aziz mengatakan, “Diantara kisah yang pernah saya alami adalah seseorang dari famili saya yang hafal al-Qur’an, dan yang shalih. Saya mengenalnya dan kami mencintainya ketika kami masih kanak-kanak. Orang tadi ahli bersilaturahim dan selalu beristiqamah untuk taat kepada Allah. Dan dia adalah orang yang buta. Pada suatu hari, dia berkata kepada saya, “Hai anakku -waktu itu saya berumur 16 atau 17 tahun- kenapa kamu tidak menikah?”

Saya jawab, “Hingga Allah memberi saya rizqi.” Dia berkata, “Wahai putraku, bersikap jujurlah kepada Allah, ketuklah pintu Allah, dan berharaplah, pintu kelapangan akan terbuka.” Kemudian dia berkata kepada saya, “Duduklah wahai putraku, aku akan menceritakan kepadamu, apa yang pernah aku alami dulu.”

Dia melanjutkan, “Saya dulu benar-benar miskin, ibu dan bapakku adalah orang miskin, kami semua sangat miskin, aku sendiri semenjak dilahirkan sudah menjadi orang yang buta, pendek dan papa.

Segala sifat yang tidak disukai wanita ada padaku. Kemudian aku sangat menginginkan seorang wanita, akan tetapi kepada Allah aku tumpahkan seluruh keprihatinanku, karena dengan kondisiku yang seperti itu, akan sulit rasanya untuk mendapatkan seorang istri. Aku mendatangi ayahku kemudian mengatakan, “Wahai ayah, aku ingin menikah.” Maka ayahku mentertawakanku.

Sebenarnya, dengan kata-katanya itu ayah telah membunuhku. Waktu itu aku berumur kira-kira 24 atau 25 tahun. Lalu akupun pergi menemui ibuku. Mengadukan perihalku, barangkali ia dapat membujuk ayahku. Hampir saja aku menangis, ketika ibuku juga mengucapkan kata-kata seperti yang diucapkan oleh ayah. Dia mengatakan, “Anakku, kamu akan nikah?!
Apakah kamu tidak waras nak?!
Siapa wanita yang mau sama kamu?!
Darimana kamu mendapatkan harta?!

Kamu tahu sendiri, bahwa kita semuanya ini sangat membutuhkan sedikit harta untuk bertahan hidup. Kemudian kamu juga jangan lupa, bahwa hutang kita telah menumpuk.” Aku tidak berputus asa, kuulangi lagi usahaku untuk memahamkan ayah dan ibuku. Akan tetapi sikap dan jawaban mereka tetap tidak berubah.

Pada suatu malam, aku berkata, “Mengapa aku tidak mengadukan hal ini pada Tuhanku yang Maha Pengasih dan Penyayang?
Mengapa aku merengek-rengek dihadapan ayah dan ibu yang memang tidak mampu melakukan apa-apa?

Mengapa aku tidak mengetuk pintu ilahi yang Maha Kuasa dan Perkasa?”
Lalu akupun shalat diakhir malam sebagaimana kebiasaanku. Aku mengangkat tangan kepada Allah Ta’ala dan aku katakan diantara do’aku.

Ya Allah, ya Tuhanku, mereka mengatakan kalau aku miskin padahal Engkaulah yang membuat aku miskin. Mereka mengatakan kalau aku buta, padahal Engkaulah yang mengambil penglihatanku. Mereka mengatakan kalau aku adalah jelek dan buruk, padahal Engkaulah yang menciptakan aku. Ilahi,

Tuhanku, Tuanku dan Penolongku, tidak ada sesembahan yang benar kecuali Engkau, Engkau mengetahui apa yang ada didalam jiwaku. Engkau mengetahui keinginanku untuk menikah, dan aku tidak ada daya dan upaya untuk itu. Ayah dan ibuku menyatakan tidak sanggup. Ya Allah, mereka memang tidak sanggup dan tidak mampu. Aku memahami kondisi mereka. Tetapi Engkau adalah Maha Mulia dan Perkasa yang tidak terkalahkan oleh apapun.

Ilahi, kumohon satu rahmat dari rahmat-Mu. Wahai Tuhan yang Maha Mulia, Maha Pengasih dan Penyayang, berikanlah kepadaku dengan segera seorang istri yang penuh berkah, shalihah, dan cantik jelita. Yang menenangkan hatiku dan yang menyatukan jiwaku.

Aku berdo’a sementara kedua mataku, mengucurkan air mata dan hatiku menangis merendah dihadapan Allah Ta’ala. Karena aku shalat malam diawal waktu, maka akupun mengantuk. Ketika aku tertidur, aku bermimpi seolah-olah aku berada disebuah tempat yang sangat panas. Sepertinya ada kobaran api yang sangat dahsyat. Tidak lama setelah itu, aku melihat ada satu kemah yang turun dari langit. Kemah yang sangat indah mempesona, belum pernah aku melihat sebelumnya.

Hingga kemah itupun turun diatasku dan memayungiku. Bersamaan dengan itu, ada hawa dingin yang aku tidak mampu menceritakannya karena benar-benar membawa sebuah kedamaian, hingga aku terbangun karena kedinginan setelah merasa kepanasan yang amat sangat. Aku terbangun dan perasaanku sangat senang dengan mimpi tersebut. Dipagi yang buta aku pergi menemui seorang alim yang dapat menafsiri mimpi.

Maka setelah aku ceritakan apa yang kualami dalam mimpi itu, seorang alim tersebut mengatakan kepadaku, “Hai anakku, engkau sudah menikah, jika tidak, mengapa kamu tidak menikah?”
Maka saya katakan, “Tidak, demi Allah saya belum menikah.” Dia bertanya, “Mengapa engkau tidak menikah?”
Kukatakan, “Demi Allah Ya Syaikh, seperti yang engku ketahui, aku adalah seorang yang buta lagi miskin, dan buruk rupa.”
Dia berkata, “Hai anakku, apakah tadi malam engkau telah mengetuk pintu Tuhan mu?”

Kukatakan, “Ya, aku telah mengetuk pintu Tuhan ku.” Syaikh berkata, “Pergilah wahai putraku, perhatikanlah gadis yang paling cantik dalam benakmu dan pinanglah, karena pintu itu telah terbuka untukmu. Ambillah yang terbaik apa yang ada dalam dirimu dan jangan merasa rendah dengan mengatakan, “Aku adalah seorang yang buta, maka aku akan mencari wanita yang buta pula, jika tidak maka yang begini, dan yang begitu. Tetapi perhatikanlah gadis yang terbaik, karena pintu itu telah dibuka untukmu.”

Setelah aku berfikir dalam diriku, aku memilih gadis yang dikenal sebagai gadis yang paling cantik di daerah itu disamping memiliki nasab dan keluarga yang terhormat. Maka aku mendatangi ayah, kukatakan barangkali ayah mau pergi kepada mereka guna meminang gadis itu untukku. Ayah menolak dengan keras, lebih keras dari penolakannya yang pertama. Dia benar-benar menolak secara mentah-mentah mengingat rupaku yang buruk dan kemelaratanku, apalagi gadis yang kuinginkan adalah gadis yang paling cantik di negeri itu.

Maka aku pergi sendiri. Aku bertamu kepada keluarga itu, mengucapkan salam kepada mereka dan mengatakan kepada orang tuanya, “Saya menginginkan Fulanah (maksudnya putrinya).” Dia menjawab, “Kamu menginginkan putriku?”

Saya jawab, “Ya.” Maka dia menjawab, “Demi Allah, ahlan wasahlan, wahai putra Fulan, selamat datang wahai pembawa Al-Qur’an, demi Allah hai putraku, kami tidak mendapatkan laki-laki yang lebih baik darimu, akan tetapi aku berharap agar putriku mau menerimanya.” Kemudian ia pergi menuju putrinya dan mengatakan, “Wahai putriku, ini Fulan datang meminangmu.

Memang dia buta akan tetapi dia hafal Al-Qur’an, dia menyimpan Al-Qur’an di dalam dadanya. Apabila engkau dapat merelakannya untukmu, maka tawakkallah kepada Allah.” Sang putripun menjawab, “Sesudahmu, tidak ada hal lain wahai ayah, kami bertawakkal kepada Allah.”

Selang sepekan setelah itu, wanita cantik itupun menjadi istri bagi si buta yang miskin dengan taufik Allah dan kemudahan dariNya karena keutamaan Al-Qur’an. Walhamdulillahirabbil ‘alamin.

Sumber: Majalah Qiblati via Asih Muslimah Al Faqiyyah

ReadMore..